Sering kita jumpai keadaan dimana ketika
ada satu client yang melakukan download, terutama menggunakan IDM, maka
client yang lain akan menjadi lambat. Client yang tidak mendapatkan
bandiwdth sesuai tentu akan protes. Hal ini akan sangat berpengaruh
ketika kita menjalankan bisnis warung internet. Apa kemudian kita
memasang pengumuman larangan menggunakan Download Manager ?, saya rasa
itu akan menjadi hal yang tidak begitu smart. Apalagi kita tahu bahwa
browsing dan download biasanya menggunakan port yang sama, yaitu port
80. Jika kita menggunakan mikrotik, dengan simple qeuue sebenarnya
masalah akan beres, namun ketika si pelaku download browsing, maka
bandwidth yang di alokasikan untuk dia akan habis digunakan untuk
download dan dia akan sedikit kesulitan untuk browsing. Benar begitu
?!.. Kemudian adakah cara yang menarik untuk mengatasi kasus seperti
itu?. Dan ternyata mulai dari versi 3.30, mikrotik memiliki fitur
Connection Rate
Connection Rate
Connection rate merupakan salah satu
fungsi firewall yang memungkinkan untuk menangkap traffick berdasarkan
kecepatan suatu koneksi. Setiap entri di table connection tracking,
menginformasikan komunikasi dua arah. Dan setiap paket data yang terkait
entry tertentu, nilai ukuran paket termasuk ip-header akan ditambahkan
sebagai entry “connection-bytes”. Disini Connection Rate menghitung
kecepatan koneksi berdasarkan perubahan pada “connection-bytes”.
Connection Rate menghitung setiap detik dan tidak memiliki nilai
rata-rata. Saat ini “connection-bytes” dan “connection-rate” hanya
bekerja pada protokol TCP dan UDP.
Contoh Aplikasi (Prioritas Traffick Download vs Upload)
Dengan fitur connection-rate ini, kita
bisa menentukan sebuah koneksi dengan kriteria tertentu untuk kemudian
kita anggap sebagai traffick berat yang akan membebani bandwidth dalam
contoh kasus ini kita anggap sebagi traffick Download. Kita asumsikan
bahwa traffick browsing HTTP normal memiliki panjang koneksi kurang dari
500kB. Kemudian VOIP membutuhkan kecepatan koneksi kurang dari 200kbps.
Dengan ini kita menentukan jika traffick memiliki koneksi pertama lebih
dari 500kB dan masih membutuhkan speed diatas 200kbps, maka traffick
ini akan kita anggap sebagai traffick Download atau traffick berat,
terserah Anda ingin menyebutnya apa. P2P, FTP, HTTP Download biasanya
akan membuat koneksi yang membutuhkan rate yang cepat dan waktu yang
lama. Anda bisa menentukan “connection-bytes” dan “connection-rate”
sesuai kebutuhan network Anda, Anda tidak harus membuatnya sama persis
dengan rule di artikel ini. Kita akan membuat conoth implementasi di
jaringan yang memiliki bandwidth 6mbps.
Quick Start Untuk Yang Sudah Tidak Sabar/ip firewall mangle add chain=forward action=mark-connection connection-mark=!traffic_download \ new-connection-mark=traffic_browsing add chain=forward action=mark-connection connection-bytes=500000-0 \ connection-mark=traffic_browsing connection-rate=200k-100M \ new-connection-mark=traffic_download protocol=tcp add chain=forward action=mark-connection connection-bytes=500000-0 \ connection-mark=traffic_browsing connection-rate=200k-100M \ new-connection-mark=traffic_download protocol=udp add chain=forward action=mark-packet connection-mark=traffic_download \ new-packet-mark=mark_packet_traffic_download passthrough=no add chain=forward action=mark-packet connection-mark=traffic_browsing \ new-packet-mark=mark_packet_traffic_browsing passthrough=no /queue tree add name=upload parent=public max-limit=6M add name=other_upload parent=upload limit-at=4M max-limit=6M \ packet-mark=mark_packet_traffic_browsing priority=1 add name=heavy_upload parent=upload limit-at=128K max-limit=512K \ packet-mark=mark_packet_traffic_download priority=8 add name=download parent=local max-limit=6M add name=other_download parent=download limit-at=4M max-limit=6M \ packet-mark=mark_packet_traffic_browsing priority=1 add name=heavy_download parent=download limit-at=128K max-limit=512K \ packet-mark=mark_packet_traffic_download priority=8Note : Anda bisa copy-paste rule diatas di menu “New Terminal” jika Anda menggunakan winbox.
Penjelasan
Pertama kita akan membuat mangle untuk
membagi koneksi menjadi 2 kategori, Browsing dan Download. Rencananya
kita akan memberikan bandwidth yang terbatas bagi user yang melakukan
download. Dan kita berikan bandwith maksimum untuk user yang hanya
browsing.
Rule Pertama :/ip firewall mangle add chain=forward action=mark-connection connection-mark=!traffic_download \ new-connection-mark=traffic_browsing
Rule ini akan menandai setiap koneksi yang bukan merupakan koneksi download, maka akan dianggap sebagai koneksi browsing. Contoh pembuatan rule jika Anda menggunakan Winbox, masuk ke Menu IP –> Firewall –> Tab Mangle –> Klik Tombol + (plus) :

Tab General

Tab Action
Rule Yang Menandai Traffick Download (Protokol UDP maupun TCP):/ip firewall mangle add chain=forward action=mark-connection connection-bytes=500000-0 \ connection-mark=traffic_browsing connection-rate=200k-100M \ new-connection-mark=traffic_download protocol=tcp add chain=forward action=mark-connection connection-bytes=500000-0 \ connection-mark=traffic_browsing connection-rate=200k-100M \ new-connection-mark=traffic_download protocol=udp
Rule diatas bisa diartikan, ketika ada
sebuah koneksi baik TCP maupun UDP yang memiliki nilai connection-bytes
lebih dari 500kB dan connection-rate lebih dari 200kbps, maka traffick
tersebut akan dianggap traffick download. Contoh pembuatan rule jika
Anda menggunakan Winbox, masuk ke Menu IP –> Firewall –> Tab Mangle –> Klik Tombol + (plus) :



Selanjutnya, Anda tinggal buat rule mark-connection traffick download untuk protokol UDP. Stepnya sama seperti diatas, Anda tinggal ganti pada parameter protokol di tab general menjadi protokol UDP.
Mark Packet
/ip firewall mangle add chain=forward action=mark-packet connection-mark=traffic_download \ new-packet-mark=mark_packet_traffic_download passthrough=no add chain=forward action=mark-packet connection-mark=traffic_browsing \ new-packet-mark=mark_packet_traffic_browsing passthrough=noRule diatas merupakan mark-packet untuk mark-connection yang sudah kita buat sebelumnya. Contoh pembuatan rule jika Anda menggunakan Winbox, masuk ke Menu IP –> Firewall –> Tab Mangle –> Klik Tombol + (plus).
Pertama kita akan membuat rule packet -mark untuk menandai traffick Download.


Selanjutya kita buat mark-packet untuk traffick browsing.


Proses pembuatan mangle telah selesai. Hasil akhir mangle akan tampak seperti gambar berikut :

Hasil akhir pembuatan mangle.
Queue TreeSetelah proses pembuatan mangle selesai, sekarang kita tinggal membuat Queue untuk melakukan limitasi berdasarkan paket yang sudah kita tandai. Disini saya menggunakan Queue Tree. Contoh command :
/queue tree add name=upload parent=public max-limit=6M add name=other_upload parent=upload limit-at=4M max-limit=6M \ packet-mark=mark_packet_traffic_browsing priority=1 add name=heavy_upload parent=upload limit-at=128K max-limit=512K \ packet-mark=mark_packet_traffic_download priority=8 add name=download parent=local max-limit=6M add name=other_download parent=download limit-at=4M max-limit=6M \ packet-mark=mark_packet_traffic_browsing priority=1 add name=heavy_download parent=download limit-at=128K max-limit=512K \ packet-mark=mark_packet_traffic_download priority=8Rule yang digunakan untuk membatasi bandwith untuk masing – masing tipe koneksi yang sudah kita kategorikan. Contoh setting jika Anda menggunakan winbox, klik gambar untuk mendapatkan resolusi yang lebih besar.
Queue Tree Parent

Queue Tree Download

Queue Tree Upload

Setting telah selesai, saatnya melakukan test. Coba dengan melakukan download menggunakan IDM. Hasil dari percobaan saya bisa Anda lihat di gambar berikut :


Mungkin ada yang bingung kenapa downloadnya dapat 66KBps padahal saya set di Queue max-limit nya 512kbps. Yang perlu Anda perhatikan adalah “B” besar dan “b” kecil. “B” besar merupakan identitas dari Bytes, sedangkan “b” kecil adalah bits. Perbandingan Bytes : Bits adalah 1:8 . Di winbox, parameter yang digunakan adalah Bits. Jika saya isi dengan 512kbps berarti traffick download yang bisa digunakan user adalah 512/8 jadi kurang lebih 64KBps. Sama seperti yang tertera di speed IDM.























